Desain "BANALAM" Antarkan Mahasiswa Teknik Sipil UNESA Borong Dua Gelar di BIM Competition UPI
SURABAYA, 2026 – Kabar membanggakan kembali datang dari sivitas akademika Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Delegasi mahasiswa sukses menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional dengan membawa pulang dua penghargaan sekaligus, yakni sebagai Juara Harapan 2 dan Juara Favorit dalam ajang bergengsi Building Information Modeling (BIM) Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Tim yang mengusung nama "Thirteen Sunrise" ini terdiri dari tiga mahasiswa bertalenta, yaitu:
Aldi Bagus Kurniawan (25050724023)
Rajja Ibrahim (25050724100)
Rifki Bahtiar (25050724275)
Pencapaian luar biasa ini tentu tidak lepas dari tangan dingin dan bimbingan komprehensif dari Dosen Pembimbing, Ibu Krisna Dwi Handayani, S.T., M.MT., M.T., yang terus mengawal proses perancangan hingga tahap final.
Inovasi Bale Nafas Alam (BANALAM)

Dalam kompetisi ini, tim memamerkan karya inovatif yang diberi judul BALE NAFAS ALAM (BANALAM). Gagasan perancangan ini lahir sebagai respons cerdas terhadap isu keterbatasan lahan di kawasan perkotaan. Dirancang di kawasan Ketintang, Surabaya, bangunan ini berdiri di atas lahan seluas ±280,5 m² dengan luas bangunan ±600 m², tanpa sedikit pun mengabaikan aspek kenyamanan dan kualitas ekologi lingkungan.
Desain BANALAM menawarkan solusi desain arsitektur dan struktur perkantoran empat lantai yang holistik dengan memadukan tiga prinsip utama:
Green Building: Pendekatan tata massa bangunan vertikal yang fungsional, memanfaatkan bukaan, balkon, dan ruang terbuka hijau (vegetasi fasad) sebagai elemen transisi ruang untuk mereduksi panas dan menyaring cahaya silau.
Blue Building: Integrasi sistem pengelolaan air hujan dan area resapan cerdas yang dipadukan dengan taman.
Grey Building: Pemilihan material seperti Material Vi-Wall, Aluminium, PVC Bringhome, dan Keramik Batu Alam yang tahan lama, efisien, dan rendah perawatan.
Selain itu, keunggulan desain ini terletak pada sistem penghawaan silang (sistem pasif) dan pencahayaan alami yang dioptimalkan pada setiap lantai, memastikan bangunan adaptif, nyaman, dan menekan konsumsi energi pendingin mekanis secara signifikan.
Prestasi ganda yang diraih di BIM Competition UPI ini membuktikan bahwa mahasiswa Teknik Sipil UNESA memiliki kompetensi yang mumpuni dalam menguasai teknologi BIM terapan serta mampu mendesain infrastruktur berkelanjutan yang relevan dengan tantangan urban masa kini.
Selamat kepada Tim Thirteen Sunrise dan Dosen Pembimbing atas prestasi yang membanggakan ini! Semoga keberhasilan ini memacu semangat mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkarya, membawa UNESA selalu "Satu Langkah di Depan".