Dr. Krisna Dwi Handayani Berhasil Pertahankan Disertasi Doktoral tentang Model Jalur Pedestrian Kampus Berkelanjutan
Program Studi Teknik Sipil mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dr. Krisna Dwi Handayani, S.T., M.MT., M.T. atas keberhasilannya dalam mempertahankan disertasi doktoral pada Program Doktor Ilmu Lingkungan, Universitas Brawijaya. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sivitas akademika sekaligus menunjukkan komitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Melalui penelitian berjudul “Model Jalur Pedestrian Kampus yang Nyaman di Kampus Universitas Negeri Surabaya”, Dr. Krisna menghadirkan kajian komprehensif mengenai pengembangan jalur pedestrian kampus yang nyaman secara fisiologis dan berkelanjutan. Penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi akademis, tetapi juga menawarkan solusi aplikatif dalam mewujudkan lingkungan kampus yang lebih inklusif, ramah pejalan kaki, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui observasi lapangan, penilaian Pedestrian Level of Service (PLOS), simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD), perhitungan carbon footprint, serta analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Fokus penelitian mencakup kualitas jalur pedestrian, kenyamanan fisiologis atau iklim mikro, kenyamanan pejalan kaki, intensi berjalan kaki, hingga pengaruhnya terhadap pengurangan emisi karbon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas jalur pedestrian eksisting masih belum mencapai kategori tinggi. Segmen terbaik berada pada area B2 dengan nilai PLOS sebesar 44,27% kategori C, sedangkan segmen terendah terdapat pada segmen D dengan nilai 18,06% kategori E. Selain itu, penerapan konsep parkir terpusat terbukti mampu menurunkan emisi CO2 per kapita dari 6,900939 menjadi 4,788587 metric ton/person atau mengalami penurunan sekitar 30,6%.
Analisis SEM-PLS juga menunjukkan bahwa model penelitian memiliki kemampuan prediksi yang sangat baik dengan nilai R-square Y1 sebesar 0,706, R-square Y2 sebesar 0,657, dan Q-square sebesar 0,8992. Hasil penelitian mengungkap bahwa kualitas jalur pedestrian, kondisi iklim mikro, dan kenyamanan pejalan kaki berpengaruh signifikan terhadap intensi berjalan kaki. Selanjutnya, kenyamanan pejalan kaki dan intensi berjalan kaki juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap pengurangan carbon footprint.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus menghasilkan penelitian inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan lingkungan kampus berkelanjutan serta mendukung terciptanya sistem transportasi kampus yang lebih humanis dan ramah lingkungan.